TETAP - Ketua Sub Pelaksanaan Ujian CPNS, Moch Rozi SH, MH, menyatakan, pengumuman K2 tetap minggu ke empat, Januari. (FOTO: AGUNG FIRMANSYAH / RADAR PEKALONGAN)

TETAP – Ketua Sub Pelaksanaan Ujian CPNS, Moch Rozi SH, MH, menyatakan, pengumuman K2 tetap minggu ke empat, Januari. (FOTO: AGUNG FIRMANSYAH / RADAR PEKALONGAN)

KENDAL – Sampai Kamis (15/1), Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kendal, belum mengetahui berapa jumlah CPNS dari jalur K2 yang bakal diterima, karena alokasi jumlah CPNS K2 menjadi kewenangan MenPAN sepenuhnya. Sedangkan untuk pengumuman K2 sendiri, baru akan dilakukan pada minggu ke empat, bulan Januari.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Sub Pelaksanaan Ujian CPNS, Moch Rozi SH, MH, yang juga merupakan Kepala Bidang Pengembangan dan Perencanaan Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kendal, Kamis (16/1), sehubungan dengan perkembangan pengumuman CPNS K2. Ratusan peserta dari K2 seperti sudah tidak tahan menunggu ditudanya hasil pengumuman. Mereka khawatir jika sampai terjadi ‘sesuatu’.
Ditambahkan oleh Moch Rozi, sekalipun pelaksanaan ujian CPNS jalur umum dan K2 secara bersama- sama, namun pengumuman CPNS dari jalur umum, memang sudah diumumkan pada tanggal 24 Desember silam, melalui papan pengumuman, surat ederan ke semua SKPD serta internet. Sedangkan dari jalur K2 masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Men PAN. “Menurut rencana, minggu ke empat, bulan ini,” terangnya.
Diberitakan, pengumuman CPNS jalur umum maupun K2, pada mulanya akan disampaikan antara tanggal 20- 21 Desember mendatang. Namun jadwal ini sewaktu- waktu masih bisa berubah mengingat kewenangannya berada di Pemerintah Pusat (MenPAN). Sampai batas yang ditunggu, ternyata tidak kunjung diumumkan. Empat hari kemudian, baru diumumkan, itupun untuk jalur CPNS umum, sedangkan dari K2 ditunda sampai minggu ke empat Januari.
Pada tes tertulis sebanyak 208 peserta tes calon pegawai negeri sipil Kabupaten Kendal, dari jalur honorer (K2) maupun umum  dinyatakan gugur dan tidak lagi memiliki kesempatan menjadi PNS, karena sampai dimulainya tes secara serempak pada Minggu (3/11- 2003) pagi, di tujuh lokasi yang telah ditentukan, ternyata tidak hadir. Hal itu dikatakan oleh Ketua Sub Pelaksanaan Ujian CPNS, Moch Rozi SH, MH.
Untuk jalur umum yang lokasi tesnya di SMP Brangsong dan SMKN 4 Brangsong, ternyata dari 751 peserta tes, 188 diantaranya tidak hadir, dengan rincian, peserta yang mengikuti tes di SMPN Brangsong tercatat 251 peserta, yang hadir 164 peserta dan yang tidak hadir 87 peserta. Sedangkan peserta yang mengikuti tes di SMKN 4 Brangsong, dari 500 peserta, yang hadir 399 peserta dan yang tidak hadir 101 peserta.   (ap19)

166 total views, 4 views today